exsistensi Bimbingan Konseling Di Departemen Agama

EXSISTENSI BIMBINGAN KONSE LING DI INTITUSI SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA

SISWA SEBAGAI REMAJA YANG SELALU BERKEMBANG

Hall (dalam Hurlock, 1997:199) menyebutkan bahwa masa remaja sebagai periode strom (badai) yaitu suatu masa ketengangan emosi sedang mengalami titik optimalisasi terutama individu berada dalam tekanan sosial dalam menghadapi situasi yang baru, hal ini menyebabkan remaja mengalami Hightened Emotionality, sebuah kondisi emosi yang meningkat sehingga menyebabkan kehidupan remaja dalam kondisi emosi negatif, kurang efktif, dan cenderung rendah diri,

Kurangnya pemahaman diri berdampat pada emosi negatif dan rendah diri yang akan mengakibatkan kurang terkontrolnya prilaku siswa dalam bersikap dan menghadapi orang lain. Kondisi emosi negatif ini dapat dilihat dalam berbagai bentuk seperti: perasaan marah, sedih, pasif, menyendiri, menjelekkan orang lain, pertengkaran fisik maupun verbal dan krisis penyesuaian sebagai suatu tahapan peralihan kehidupan yang bersifat tidak menetap,

Di samping itu masa remaja juga merupakan masa rawan oleh pengaruh-pengaruh negatif seperti:   Narkoba, kriminalitas dan prilaku menyimpang yang lain. Namun di sisi lain kita juga harus mengakui pula bahwa masa remaja adalah masa yang sanggat potensial untuk mengembangkan segala kemampuan, bakat dan  minat.

Dr.Zakiah Daradjat. (1978) menyebutkan bahwa remaja adalah “usia transisi, seorang indivudu telah meninggalkan usia kanak-kanak yang lemah dan penuh ketergantugan, akan tetapi belum mampu pada usia yang kuat dan penuh tanggung jawab baik terhadap dirinya sendri dan masyarakat” oleh karena itu remaja sebagai pribadi yang rawan dan juga berpotensi sanggat membutuhkan bmbingan orang yang lebih dewasa atau kaum pendidik untuk membantu dan memberikan solusi terhadap  segala gejolak kehidupan yang suatu saat nanti bisa menjerumuskan masa depannya pada jurang kehancuran dan bisa juga memberi jalan pada suatu masa depan yang gemilang.

KORELASI MENDASAR ANTARA BIMBIGAN KONSELING DENGAN PERKEMBANGAN SISWA

Dalam kondisi tertekan dan terposisi pada suatu ketegangan emosional yang tinggi remaja sanggat membutuhkan bimbingan secara inovatif, kreatif, cepat dan familier. Layanan bimbingan konseling memiliki peran yang sanggt signifikan dalam membantu memecahkan masalah dan mengembangkan kepribadian siswa

Intitusi sekolah sebagai media mendominasi keseharian siswa beraktifitas, Madrasah berperan penting dalam setiap perkembangan dan kemunduran (Statis) siswa, sehingga Madrasahlah yang berperan dan bertanggung jawab besar dalan membentuk masa depan siswa

Sebagai intitusi yang memiliki kewajiban besar, sekolah harus dapat memberikan pelayanan yang semestinya, sekolah harus dapat menciptakan pelindungan, rasa nyaman dan meyenangkan pada siswa  dalam melakukan aktifitas belajar. Siwa akan menjadi tertekan dan frustasi ketika suasana sekolah menjadi hakim dan penjara besar badi kratifitas siswa, jika kondisi sekolah seperti ini maka yang kan terjadi pada masa depan siswa adalah masa depan yang cenderung tidak jelas dan keras,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s